Kamis, 22 November 2018

Manusia Dan Keadilan


MANUSIA DAN KEADILAN
Hasil gambar untuk keadilan
KEADILAN DAN MACAM-MACAM KEADILAN

·     Pengertian Keadilan
Istilah keadilan(iustitia)berasal dari kata “adil” yang berarti: tidak berat sebelah, tidak memihak, berpihakkepada yang benar, sepatutnya, tidak sewenang-wenang. Dari beberapa definisi dapat disimpulkanbahwa pengertian keadilanadalah semua hal yang berkenan dengan sikap dan tindakan dalam hubunganantarmanusia, keadilan berisi sebuah tuntutan agar orang memperlakukan sesamanya sesuai dengan hakdan kewajibannya, perlakukan tersebut tidak pandangbulu atau pilih kasih; melainkan, semua orangdiperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya.

·     Pengertian Keadilan Menurut Definisi Para Ahli
1.    Pengertian keadilan menurut Aristotelesyang menggemukakan bahwa keadilan ialah tindakanyang terletak diantara memberikan terlalu banyakdan juga sedikit yang dapat diartikan ialahmemberikan sesuatu kepada setiap orang sesuaidengan memberi apa yang menjadi haknya.
2.    Pengertian keadilan menurut FransMagnis Suseno yang menggemukakan pendapatnyamengenai pengertian keadilan ialah keadaanantarmanusia yang diperlakukan dengan sama ,yangsesuai dengan hak serta kewajibannya masing-masing.
3.    Pengertian keadilan menurut Thomas Hubbesyang menggemukakan bahwa pengertiankeadilan ialah sesuatu perbuatan yang dikatakan adiljika telah didasarkan pada suatu perjanjian yang telah disepakati.
4.    Pengertian keadilan menurut Platoyang menggemukakan bahwa pengertian keadilan ialahdiluar kemampuan manusia biasa yang manakeadilan tersebut hanya ada di dalam suatu hukumdan juga perundang-undangan yang dibuat oleh paraahli.
5.    Pengertian keadilan menurut W.J.S Poerwadarmintoyang menggemukakan bahwapengertian keadilan ialah tidak berat sebelah yang artinya seimbang, dan yang sepatutnya tidaksewenang-wenang.
6.    Pengertian keadilan menurut Notonegoroyang menggemukakan bahwa keadilan ialah suatukeadaan yang dikatakan adil apabila sesuai denganketentuan hukum yang berlaku.

·     Macam-macam Keadilan Secara Umum :
1.    Keadilan Komunikatif (Iustitia Communicativa) :Pengertian keadilan komunikatif adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang terhadapapa yang menjadi bagiannya dengan berdasarkan hakseseorang pada suatu objek tertentu. Contoh keadilankomunikatif adalah Iwan membeli tas andri yang harganya 100 ribu maka iwan membayar 100 ribu jugaseperti yang telah disepakati. 
2.    Keadilan Distributif (Iustitia Distributiva):Pengertian keadilan distributif adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing terhadap apa yang menjadi hak pada suatu subjek hak yaitu individu. Keadilan distributif adalah keagdilan yang menilai dariproporsionalitas atau kesebandingan berdasarkan jasa, kebutuhan, dan kecakapan. Contoh keadilan distributifadalah karyawan yang telah bekerja selama 30 tahun, maka ia pantas mendapatkan kenaikan jabatan ataupangkat.  
3.    Keadilan Legal (Iustitia Legalis): Pengertiankeadilan legal adalah keadilan menurut undang-undangdimana objeknya adalah masyarakat yang dilindungiUU untuk kebaikan bersama atau banum commune. Contoh keadilan legal adalah Semua pengendara wajibmenaati rambu-rambu lalu lintas. 
4.    Keadilan Vindikatif (Iustitia Vindicativa):Pengertian keadilan vindikatif adalah keadilan yang memberikan hukuman atau denda sesuai denganpelanggaran atau kejatahannya. Contoh keadilanvindikatif adalah pengedar narkoba pantas dihukumdengan seberat-beratnya. 
5.    Keadilan Kreatif (Iustitia Creativa): Pengertiankeadilan kreatif adalah keadilan yang memberikanmasing-masing orang berdasarkan bagiannya yang berupa kebebasan untuk menciptakan kreativitas yang dimilikinya pada berbagai bidang kehidupan. Contohkeadilan kreatif adalah penyair diberikan kebebasandalam menulis, bersyair tanpa interfensi atau tekananapapun. 
6.    Keadilan Protektif (Iustitia Protektiva):Pengertian keadilan protektif adalah keadilan denganmemberikan penjagaan atau perlindungan kepadapribadi-pribadi dari tindak sewenang-wenang olehpihak lain. Contoh keadilan protektif adalah Polisiwajib menjaga masyarakat dari para penjahat.

·     Macam-macam Keadilan Menurut Teori Para Ahli

A.   Macam-macam atau jenis-jenis keadilan menurut Teori Aristoteles :

1.    Keadilan Komunikatif: Pengertian keadilankomunikatif adalah perlakuan kepada seseorang tampadengan melihat jasa-jasanya. Contohnya keadilankomunikatif adalah seseorang yang diberikan sanksiakibat pelanggaran yang dibuatnya tampa melihat jasadan kedudukannya. 
2.    Keadilan Distributif: Pengertian keadilandistributif adalah perlakuan kepada seseorang sesuaidengan jasa-jasa yang telah dilakukan. Contoh keadilandistributif adalah seorang pekerja bangunan yang diberigaji sesuai atas hasil yang telah dikerjakan. 
3.    Keadilan Kodrat Alam: Pengertian keadilankodrat alam adalah perlakukan kepada seseorang yang sesuai dengan hukum alam. Contoh keadilan kodratalam adalah seseorang akan membalas dengan baikapabila seseorang tersebut melakukan hal yang baikpula kepadanya. 
4.    Keadilan Konvensional: Pengertian keadilankonvensional adalah keadilan yang terjadi dimanaseseorang telah mematuhi peraturan perundang-undangan. Contoh keadilan konvensional adalahseluruh warga negara wajib mematuhi segala peraturanyang berlaku di negara tersebut. 
5.    Keadilan Perbaikan: Pengertian keadilanperbaikan adalah keadilan yang terjadi dimanaseseorang telah mencemarkan nama baik orang lain. Contoh keadilan perbaikan adalah seseorang memintamaaf kepada media karna telah mencemarkan namabaik orang lain. 

B.    Macam-macam atau jenis-jenis keadilan menurutTeori Plato adalah sebagai berikut:
1.    Keadilan Moral: Pengertian keadilan moral adalahkeadilan yang terjadi apabila mampu memberikanperlakukan seimbang antara hak dan kewajibannya. 
2.    Keadilan Prosedural : Pengertian keadilanprosedural adalah keadilan yang terjadi apabilaseseorang melaksanakan perbuatan sesuai dengan tatacara yang diharapkan.

·     Study Kasus Tentang Keadilan

Nenek Nenek Pencuri Kakao vs Koruptor
Hasil gambar untuk keadilan

Sepertinya kasus kasus yang beterbangan di negaraini benar-benar beraneka ragam dengan keanehannyamasing-masing. Seperti contohnya kasus yang barusaja terjadi di daerah Banyumas, Jawa Tengah. Nasibsial menimpa seorang nenek nenek yang ketahuanmencuri 3 biji kakao di daerah perkebunan yang akandijadikan bibit dan sekarang nasibnya terancamhukuman percobaan 1 bulan 15 hari.

Miris juga ya peradaban hukum di negara ini.Memang yang namanya pencurian tetap suatukesalahan seberapapun besar kecilnya bila dipandangperlu ditindak lanjuti silahkan saja. Hanya saja yang jadi tak berimbang di sini adalah, seorang nenek nenekyang hanya mencuri 3 biji kakao harus berhadapandengan meja hijau tanpa di dampingi pengacara karenatidak adanya kemampuan finansial untuk membayarjasa pengacara. Sementara koruptor a.k.a maling uangrakyat yang bermilyar milyar bahkan trilyunan bebasberkeliaran tanpa penyelesaian yang jelas.

Mafia mafia peradilan, makelar makelar kasus bisabebas berkeliaran dan hidup bermewah mewah.Memang benar bahwa semua itu sebagai prosesperingatan supaya tidaklah menjadi contoh bagi yang lain dalam tindak pencurian. Tapi, apakah prosesperadilan yang seadil-adilnya bagi koruptor dan paramafia peradilan tidak bisa ditegakkan seperti petugashukum menindak tegas maling-maling ayam danmaling-maling seperti Ibu Minah.


Sumber :

Kamis, 18 Oktober 2018

Manusia Sebagai Makhluk Budaya

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


Halo semuanyaaaa.... kali ini saya akan menulis artikel tentang kaitan manusia dengan kebudayaan. Mulai dari pengertian manusia dan budaya, lalu unsur dan wujud,dsb. 

Kita langsung saja menuju ke pembahasan tentang hubungan manusia dan
budaya, kalian bisa membaca dan memahaminya dibawah ini.

Manusia

Hasil gambar untuk manusia

Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana”. Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh, jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik. Manusia adalah mahluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.

Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Karena manusia itu bermacam-macam, mereka digolongkan dalam beberapa hal. Seperti jenis kelamin (Laki-laki atau Perempuan), Usia, Kepercayaan / agama, sampai ciri-ciri fisiknya seperti bentuk wajah, rambut, warna kulit, dll.

Ø  Unsur-Unsur yang Membangun Manusia
Manusia terdiri dari 4 unsur:
1.   Jasad    : Tubuh manusia yang dapat dilihat dan diraba
2.   Hayat   : Unsur hidup yang ditandai dengan aktivitas
3.   Ruh      : Bersifat spritual berhubugan langsung dengan Tuhan
4.   Nafs     : Kesadaran/akal tentang diri sendiri

Ø Manusia Sebagai Satu Kepribadian Mengandung Tiga Unsur :
1.   ID                    : Merupakan kepribadian yang mendasar
2.   EGO                : Bagian dari ID sebagai kepribadian yang berbeda dari lainnya
3.   SUPER EGO   : Struktur kepribadian yang paling akhir terbentuk dari luar

Ø  Hakekat Manusia
  1. Makhluk ciptaan Tuhan terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai kesatuan yang utuh
  2.  Memiliki perasaan intelektual, estetis, etis, diri, sosial, religius
  3. Makhluk hayati dan budayawi
  4. Makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan


Kebudayaan
Gambar terkait

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budia atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia.

1.     elville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
2.    Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
3.    Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Ø Unsur-Unsur Kebudayaan
·      Sistem religi
·      Sistem organisasi kemasyarakatan
·      Sistem pengetahuan
·      Sistem ekonomi
·      Sistem teknologi dan peralatan
·      Bahasa
·      Kesenian

Ø Wujud Kebudayaan
Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu :
1.    Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia
2.   Kompleks aktivitas
3.   Wujud sebagai benda

Ø Orientasi Nilai Budaya
1.    Hakekat hidup manusia : hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstern.
2.   Hakekat karya manusia : setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda untuk hidup kedudukan, gerak hidup untuk menambah karya.
3.   Hakekat waktu manusia : hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda, masa lalu atau mas kini.
4.   Hakekat alam manusia : ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam ada juga yang harus menyatu dengan alam.
5.    Hakekar hubugan manusia : mementingkan hubungan antar manusia baik vertikal maupun horizontal.

Ø Perubahan Kebudayaan
Terjadinya gerka perubahan kebudayaan disebabkan oleh :
·      Perubahan jumlah penduduk
·      Perubahan lingkungan hidup




Manusia dan Kebudayaan
Hasil gambar untuk manusia dan kebudayaan
Manusia sangat erat kaitannya dengan kebudayaan. Begitupun sebaliknya. Manusia yang membuat kebudayaan. Dan hampir setiap tingkah laku manusia itu adalah kebudayaan. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal. Maksudnya adalah walaupun keduanya berbeda, tetapi keduanya merupakan suatu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Kebudayaan yang digunakan manusia dalam menyelesaikan masalah-masalahnya bisa kita sebut sebagai way of life, yang digunakan individu sebagai pedoman dalam bertingkah laku.
Lalu hubungan antara manusia dengan kebudayaan juga dapat dilihat dari kedudukan manusia tersebut terhadap kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu:
1) Sebagai penganut kebudayaan,
2) Sebagai pembawa kebudayaan,
3) Sebagai manipulator kebudayaan,
4) Sebagai pencipta kebudayaan
Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialegtis, maksudnya adalah saling terkait satu dengan yang lainnya. Proses dialegtis ini tercipta melalui tiga tahap, yaitu:
1. Eksternalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
2. Obyektivasi, yaitu proses dimana manusia menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia.
3. Internalisasi, yaitu proses dimana manusia sergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.



Manusia Sebagai Makhluk Budaya
Tujuan dari pemahaman bahwa manusia sebagai mahluk budaya, agar dapat dijadikan dasar pengetahuan dalam mempertimbangkan dan mensikapi berbagai problematic budaya yang berkembang di masyarakat sehingga manusia tidak semata-mata merupakan mahluk biologis saja namun juga sebagai mahluk social, ekonomi, politik dan mahluk budaya.
Dengan hasil budaya manusia, maka terjadilah pula kehidupan. Pola kehidupan inilah yang menyebabkan hidup bersama dan dengan pola kehidupan ini dapat mempengaruhi cara berfikir dan gerak social. Dengan memfungsikan akal budinya dan pengetahuan kebudayaannya, manusia bias mempertimbangkan dan menyikapi problema budayanya.
Kebudayaan perlu dikaji agar kita bias mengembangkan kepribadian dan wawasan berfikir. Kebudayaan diciptakan manusia dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam rangka mempertahankan hidup serta meningkatkan kesejahteraannya. Dalam proses perkembangan kebudayaan terjadi pula penyimpangan dari tujuan penciptaan kebudayaan yang disebut MASALAH KEBUDAYAAN. Masalah kebudayaan adalah segala system/tata nilai, sikap mental, pola berfikir pola tingkah laku dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak memuaskan bagi warga masyarakat secara keseluruhan. Masalah tata nilai dapat menimbulkan kasus-kasus kemasyarakatan antara lain : DEHUMANISASI, artinya pengurangan arti kemanusiaan seseorang. Jadi kita melihat Dehumanisasi terjadi akibat perubahan sikap manusia sebagai dampak dari penyimpangan tujuan pengembangan kebudayaan. Untuk mengantisipasi hal itu, manusia harus dikenalkan pada pengetahuan kebudayaan dan filsafat. Melalui filsafat bias memaknai tentang etika, estetika dan logika
Jadi melalui kajian pengetahuan budaya, kita ingin menciptakan atau penertiban dan pengolahan nilaii-nilai insane sebagai usaha memanusiakan diri dalam alam lingkungannya baik secara fisik maupun mental. Manusia memanusiakan dirinya dan lingkungannya, artinya manusia membudayakan alam,memanusiakan hidup dan menyempurnakan hubungan insane.




sumber : 
https://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
https://abdulaziz96.wordpress.com/2015/03/17/pengertian-manusia/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/manusia-dan-budaya/

https://fandhy20.wordpress.com/2012/10/22/manusia-sebagai-makhluk-budaya/





















Geografi Dalam Kehidupan Manusia

GEOGRAFI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Ø Penyebaran Makhluk Hidup Dalam melihat penyebaran makhluk-makhluk hidup di muka bumi, fakta be...