Sabtu, 30 Maret 2019

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar : Pengertian Mitos, Ciri-ciri, Jenis, Fungsi dan Contoh Mitos



A. Pengertian Mitos

Mitos ataupun juga disebut mite (myth) merupakan cerita prosa rakyat yang akan ditokohi oleh para dewa ataupun makhluk setengah dewa yang sering terjadi di dunia lain (kahyangan) pada masa lampau atau dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita ataupun penganutnya. Mitos juga disebut Mitologi, yang sering kadang diartikan Mitologi merupakan cerita rakyat yang akan dianggap benar-benar terjadi atau bertalian dengan terjadinya tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat, maupun konsep dongeng suci.lalu, mitos ialah cerita tentang asal-usul alam semesta, manusia, atau juga bangsa yang akan diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung arti yang sangat dalam. Mitos juga dapat menceritakan petualangan para dewa, kisah percintaan mereka, kisah perang mereka atau yang lain sebagainya.

Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta, dunia dan para makhluk penghuninya, bentuk topografi, kisah para makhluk supranaturaldan lain sebagainya. Mitos timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu dilebih-lebihkan, sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena alam atau juga sebagai suatu penjelasan tentang ritual.

B. Ciri-Ciri Mitos
Secara umum, ciri-ciri mitos diantaranya yaitu:
a. Distorsif, yaitu hubungan antara form dan concept bersifat distorsif dan deformatif. Concept mendistorsi Form sehingga makna pada sistem tingkat pertama bukan lagi merupakan makna yang menunjuk pada fakta yang sebenarnya.
b. Intensional maksudnya mitos tidak ada begitu juga. Mitos sengaja diciptakan, dikontruksikan oleh budaya masyarakatnya dengan maksud tertentu.
c. Statement of fact maksudnya mitos menaturalisasikan pesan sehingga kita menerimanya sebagai suatu kebenaran yang tidak perlu diperdebatan lagi. Sesuatu yang terletak secara alami dalam nalar awam.
d. Motivasional. Menurut Barthes, bentuk mitos mengandung motivasi. Mitos diciptakan dengan melakukan seleksi terhadap berbagai kemungkinana konsep yang akan digunakan berdasarkan sistem semioting tingkat pertamanya.

C. Jenis-Jenis Mitos

Berdasarkan tempat asalnya, mitos dibedakan menjadi 2 macam yaitu mitos asli Indonesia dan mitos yang berasal dari luar (Indonesia, Arab dan Negara di sekitar Laut Tengah). Selain itu, Mite dapat dikelompokkan menjadi mitos penciptaan dan mitos asal-usul.
Mitos Penciptaan, yaitu mitos yang mengandung peristiwa terciptanya sesuatu. Sedangkan Mitos Asal-Usul, yaitu mitos yang mengandung peristiwa yang menciptakan proses terbentuknya sesuatu.
D. Fungsi Mitos
Adapun fungsi mitos dalam kehidupan sosial budaya masyarakat, diantaranya yaitu:
  • Untuk mengembangkan simbol yang penuh makna serta menjelaskan fenomena lingkungan yang dihadapi.
  • Sebagai sarana pendidikan yang paling efektif untuk mengukuhkan dan menanamkan nilai budaya, norma sosial dan keyakinan tertentu.
  • Sebagai pegangan bagi masyarakat pendukungnya untuk membina kesetiakawanana sosial diantara anggotanya bisa saling membedakan antara komunitas yang satu dengan yang lainnya.
  • Untuk menanamkan dan mengukuhkan nilai budaya, pemikiran maupun pengetahuan tertentu.
  • Untuk merangsang perkembangan kreativitas dalam berpikir.


E. Contoh Mitos

TELAGA WARNA

Zaman dahulu, ada sebuah kerajaan di Jawa Barat bernama Kutatanggeuhan. Kutatanggeuhan merupakan kerajaan yang makmur dan damai. Rakyatnya hidup tenang dan sejahtera karena dipimpin oleh raja yang bijaksana. Raja Kutatanggeuhan bernama Prabu Suwartalaya dan permaisurinya bernama Ratu Purbamanah. Raja dan ratu sangant bijaksana sehingga kerjaan yang dipimpin makmur dan tenteram.

Semua sangat menyenangkan. Sayangnya, Prabu dan istrinya belum memiliki anak. Itu membuat pasangan kerajaan itu sangat sedih. Penasehat Prabu menyarankan, agar mereka mengangkat anak. Namun Prabu dan Ratu tidak setuju. “Buat kami, anak kandung adalah lebih baik dari pada anak angkat,” sahut mereka.
Ratu sering murung dan menangis. Prabu pun ikut sedih melihat istrinya. Lalu Prabu pergi ke hutan untuk bertapa. Di sana sang Prabu terus berdoa, agar dikaruniai anak. Beberapa bulan kemudian, keinginan mereka terkabul. Ratu pun mulai hamil. Seluruh rakyat di kerajaan itu senang sekali. Mereka membanjiri istana dengan hadiah.
Sembilan bulan kemudian, Ratu melahirkan seorang putri yang diberinama Gilang Rukmini . Penduduk negeri pun kembali mengirimi putri kecil itu aneka hadiah. Bayi itu tumbuh menjadi anak yang lucu. Belasan tahun kemudian, ia sudah menjadi remaja yang cantik.

Prabu dan Ratu sangat menyayangi putrinya. Mereka memberi putrinya apa pun yang dia inginkan. Namun itu membuatnya menjadi gadis yang manja. Kalau keinginannya tidak terpenuhi, gadis itu akan marah. Ia bahkan sering berkata kasar. Walaupun begitu, orangtua dan rakyat di kerajaan itu mencintainya.

Hari berlalu, Putri pun tumbuh menjadi gadis tercantik di seluruh negeri. Dalam beberapa hari, Putri akan berusia 17 tahun. Maka para penduduk di negeri itu pergi ke istana. Mereka membawa aneka hadiah yang sangat indah. Prabu mengumpulkan hadiah-hadiah yang sangat banyak itu, lalu menyimpannya dalam ruangan istana. Sewaktu-waktu, ia bisa menggunakannya untuk kepentingan rakyat. Prabu hanya mengambil sedikit emas dan permata. Ia membawanya ke ahli perhiasan. “Tolong, buatkan kalung yang sangat indah untuk putriku,” kata Prabu. “Dengan senang hati, Yang Mulia,” sahut ahli perhiasan. Ia lalu bekerja d sebaik mungkin, dengan sepenuh hati. Ia ingin menciptakan kalung yang paling indah di dunia, karena ia sangat menyayangi Putri.

Hari ulang tahun pun tiba. Penduduk negeri berkumpul di alun-alun istana. Ketika Prabu dan Ratu datang, orang menyambutnya dengan gembira. Sambutan hangat makin terdengar, ketika Putri yang cantik jelita muncul di hadapan semua orang. Semua orang mengagumi kecantikannya. Prabu lalu bangkit dari kursinya. Kalung yang indah sudah dipegangnya. “Putriku tercinta, hari ini aku berikan kalung ini untukmu. Kalung ini pemberian orang-orang dari penjuru negeri. Mereka sangat mencintaimu. Mereka mempersembahkan hadiah ini, karena mereka gembira melihatmu tumbuh jadi dewasa. Pakailah kalung ini, Nak,” kata Prabu.
Putri menerima kalung itu. Lalu ia melihat kalung itu sekilas. “Aku tak mau memakainya. Kalung ini jelek!” seru Putri. Kemudian ia melempar kalung itu. Kalung yang indah pun rusak. Emas dan permatanya tersebar di lantai. Itu sungguh mengejutkan. Tak seorang pun menyangka, Putri akan berbuat seperti itu. Tak seorang pun bicara. Suasana hening. Tiba-tiba meledaklah tangis Ratu Purbamanah. Dia sangat sedih melihat kelakuan putrinya.Akhirnya semua pun meneteskan air mata, hingga istana pun basah oleh air mata mereka.

Mereka terus menangis hingga air mata mereka membanjiri istana, dan tiba-tiba saja dari dalam tanah pun keluar air yang deras, makin lama makin banyak. Hingga akhirnya kerajaan Kutatanggeuhan tenggelam dan terciptalah sebuah danau yang sangat indah.
Di hari yang cerah, kita bisa melihat danau itu penuh warna yang indah dan mengagumkan. Warna itu berasal dari bayangan hutan, tanaman, bunga-bunga, dan langit di sekitar telaga. Namun orang mengatakan, warna-warna itu berasal dari kalung Putri yang tersebar di dasar telaga.


Hikmah/pelajaran yang bisa diambil 
1. Tidak memanjakan anak secara berlebihan, tunjukanlah kasih sayang dengan memberikan pendidikan sehingga anak menjadi pribadi yang lebih santun, pintar, dan sopan. Sehingga anak akan bisa berguna dan dapat bersinerji dengan masyarakat sekitarnnya
2. Jangan pernah takut untuk memberikan kekerasan kepada anak, tetapi kekerasan yang mendidik dan kekerasan yang membangun. Bukan kekerasan yang menghancurkan keperibadian dan fisik dari anak, tetapi kekerasan yang mendidik dan membangun.
3. Kita harus menghargai pemberian dari orang lain tidak dilihat dari seberapa berharganya barang tersebut.
4. Tidak boleh sombong dengan apa yang kita miliki karena itu hanya titipan dari tuhan sementara
5. Kita harus mensyukuri segala apapun yang kita punya 





Sumber :


Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar

MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR
MATEMATIKA
A.    Pengertian Matematika
Pengertian  Matematika – kata matamatika sudah tidak asing lagi bagi kita, matematika merupakan ratu dari ilmu pengetahuan dimana materi matematika di perlukan di semua jurusan yang di pelajarai oleh semua orang, disini saya memberikan sebuah pengertian matematika disertai fungsinya serta ruang lingkup pembelajarannya. Berhitung merupakan aktifitas sehari-hari tiada aktifitas tanpa menggunakan matematika, akan tetapi banyak yang tidak tahu apa pengertian matematika, apa  istilah matematika dari berbagai negara, ruang lingkupnya dan masih banyak lagi.
Istilah mathematics (Inggris), mathematik (Jerman), mathematique (Perancis), matematico (Itali), matematiceski (Rusia), atau mathematick (Belanda) berasal dari perkataan latin mathematica, yang mulanya diambil dari perkataan Yunani, mathematike, yang berarti “relating to learning”. Perkataan mathematike berhubungan sangat erat dengan sebuah kata lainnya yang serupa, yaitu mathanein yang mengandung arti belajar (berpikir). Jadi berdasarkan etimologis (Elea Tinggih dalam Erman Suherman, 2003:16), perkataan matematika berarti “ilmu pengetahuan yang diperoleh dengan bernalar”.
James dan James (1976) dalam kamus matematikanya mengatakan bahwa matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bentuk, susunan, besaran, dan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan jumlah yang banyak yang terbagi ke dalam tiga bidang, yaitu aljabar, analisis dan geometri.
Johnson dan Rising (1972) dalam bukunya mengatakan bahwa matematika adalah pola pikir, pola mengorganisasikan, pembuktian yang logik, matematika itu adalah bahasa yang menggunakan istilah yang didefinisikan dengan cermat, jelas, dan akurat, representasinya dengan simbol dan padat, lebih berupa bahasa simbol mengenai ide dari pada mengenai bunyi. Sementara Reys, dkk. (1984) mengatakan bahwa matematika adalah telaah tentang pola dan hubungan, suatu jalan atau pola pikir, suatu seni, suatu bahasa, dan suatu alat. Berdasarkan pendapat di atas, maka disimpulkan bahwa ciri yang sangat penting dalam matematika adalah disiplin berpikir yang didasarkan pada berpikir logis, konsisten, inovatif dan kreatif.
B.    Fungsi Mempelajari Matematika 
Matematika berfungsi mengembangkan kemampuan menghitung, mengukur, menurunkan dan menggunakan rumus matematika yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari melalui pengukuran dan geometri, aljabar, peluang dan statistik, kalkulus dan trigonometri. Matematika juga berfungsi mengembangkan kemampuan mengkomunikasikan gagasan melalui model matematika yang dapat berupa kalimat matematika dan persamaan matematika, diagram, grafik atau tabel.
C.      Ruang Lingkup Matematika
Standar kompetensi matematika merupakan seperangkat kompetensi matematika yang dibukukan dan harus ditunjukkan oleh siswa pada hasil belajarnya dalam mata pelajaran matematika. Standar ini dirinci dalam komponen kompetensi dasar beserta hasil belajarnya, indikator dan materi pokok untuk setiap aspeknya. Pengorganisasian dan pengelompokan materi pada materi didasarkan menurut disiplin ilmunya atau didasarkan menurut kemahiran atau kecakapan yang hendak dicapai. Aspek atau ruang lingkup materi pada standar kompetensi matematika adalah bilangan, pengukuran dan geometri, aljabar, trigonometri, peluang dan statistik, dan kalkulus.

ILMU ALAMIAH DASAR (IAD)
A. Pengertian Ilmu Alamiah Dasar 

Ilmu Alamiah Dasar dapat diartikan sebagai Ilmu Pengetahuan Alam (natural science) yang mengkaji tentang gejala–gejala dalam alam semesta sehingga terbentuklah konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep–konsep dan prinsip–prinsip dasar yang bersifat esensial, contohnya seperti Biologi, Fisika, dan Kimia, ketiga ilmu tersebut juga memiliki turunan lagi. Ilmu Alamiah Dasar merupakan disiplin ilmu yang dapat berubah sesuai kemajuan peradaban manusia. Menurut Abdulah Aly dan Eny Rahma (2006:V) “Ilmu Alamiah Dasar merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Teknologi” yang pembahasannya mencakup pengenalan IPA dan ruang lingkupnya, perkembangan teknologi dan dampaknya, serta hubungannya dengan kelangsungan hidup manusia.


B. Fungsi mempelajari Ilmu Alamiah Dasar

Fungsi mempelajari Ilmu Alamiah Dasar antara lain adalah memberi wawasan kepada mahasiswa tentang konsep-konsep alam agar dapat peka dan tanggap terhadap masalah-masalah alam yang ada disekitarnya serta dapat bertanggung jawab terhadap berbagai masalah alam didalam masyarakat sebagai the agen of change (Agen Perubahan) dan dapat mengembangkan apresiasi IPA dan Teknologi kepada mahasiswa serta dapat mendorong dan mengembangkan kemanfaatan Ilmu Alamiah Dasar (Basic Natural Science) pada perkembangan diri, ilmu, dan profesi pada mahasiswa.

C. Ruang Lingkup Ilmu Alamiah Dasar

1. Konsep dasar tentang Ilmu Pengetahuan Alam, meliputi:
a. Fisika (Physics)
Suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari benda tak hidup atau mati dari aspek wujud dengan perubahan–perubahan yang bersifat sementara. Fisika secara klasik dibagi dalam mekanika, panas, bumi, cahaya, gelombang, listrik, magnet dan teknik mekanika, teknik sipil, teknik listrik, dan termasuk dalam lingkup besar ilmu bumi dan antariksa.
b. Kimia (Chemistry)
Suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari makhluk hidup dan tidak hidup dari aspek susunan materi dan perubahan–perubahan yang bersifat tetap. Kimia secara garis besar dibagi menjadi kimia anorganik dan kimia organik. Kedua bagian itu pada dasarnya membahas dasar keseluruhan, kemudian diikuti analisis kualitatif dan kuantitatif.
c. Biologi ( Biological Science )
Ilmu pengetahuan yang mempelajari makhluk hidup dan gejala-gejalanya. Biologi dibagi atas cabang-cabang antara lain :

2. IPA dan Perkembangan Teknologi.
Setelah teknologi menempuh pertentangan amat pesat masa lalu hingga menyilaukan mata manusia, kini benar-benar orang mulai mempersoalkan akibat-akibat yang dibawa teknologi pada peradaban.manusia secara keseluruhan. Pada hakikatnya, hal tersebut tidak lain daripada menempatkan teknologi dalam fungsi sosial yang wajar. Apabila hal ini bisa dilakukan, teknologi dapat memberikan harapan yang cerah, oleh karena itu teknologi harus dapat merintis jalan ke arah pengadaan pangan, sandang dan penyediaan pemukiman manusia tanpa merusak tatanan masyarakat.

3. Dampak perkembangan IPA dan Teknologi
Dampak IPA dan teknologi terhadap kehidupan manusia seperti banyaknya penemuan seperti penemuan energi cahaya, pengobatan dengan alat canggih sehingga dapat mempermudah dan bermanfaat banyak bagi kehidupan manusia.

Hubungan Antara Matematika & Ilmu Alamiah Dasar dengan Psikologi

Hubungan antara matematika dan psikologi tentunya sudah pasti sangat erat, terutama di zaman modern ini.  Seperti pada halnya psikologi sering melakukan test IQ juga dengan bisa memakai teori statistika untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pola fikir dengan cara menghitung distribusi frekuensi kelompok dengan ukuran tendensi sentral dan letak nilai dan yang patut kita tahu bahwa matematika membentuk pola berpikir kritis, kreatif, inovatis, dan mandiri serta mampu menyelesaikan masalah secara tepat dan dapat ditanggung jawabkan.
Hubungan Psikologi dengan Ilmu alamiah dasar  sangat erat contohnya Antropologi dengan Psikologi dalam ilmu ini kita mempelajari perilaku manusia dari peradaban yang berbeda – beda dari suku – suku yang banyak di Indonesia lalu Psikologi dengan Sosiologi  didalam bahasan ini sosiologi dan ilmu psikologi membahas tentang masyarakat luas dan interaksinya dalam masyarakat luas dan IAD dapat membantu memahami psikologis seseorang dengan mengkaji hubungan antara kondisi mental dengan alam sekitar.
Jadi, matematika dan ilmu alamiah dasar dengan psikologi memiliki banyak kaitan. Ilmu psikologi membutuhkan bantuan matematika dan ilmu alamiah dasar untuk melancarkan suatu penelitan dan penjelasan mengenai suatu masalah psikologi. Dalam berbagai tes psikologi matematika sangat dibutuhkan untuk menghitung hasil tes, agar bisa mendapatkan kesimpulan dari suatu tes. Dalam berbagai profesi pun ketiga ilmu tersebut juga memiliki peran yang saling berkaitan.



Sumber :

Selasa, 22 Januari 2019

Manusia dan Harapan

Manusia dan Harapan

A. Pengertian Harapan
      Harapan dalam kehidupan manusia merupakan cita-cita, keinginan, penantian, kerinduan supaya sesuatu itu terjadi. Dalam menantikan adanya sesuatu yang terjadi dan diharapkan, manusia melibatkan manusia lain atau kekuatan lain di luar dirinya supaya sesuatu terjadi, selain hasil usahanya yang telah dilakukan dan ditunggu hasilnya. Jadi, yang diharapkan itu adalah hasil jerih payah dirinya dan bantuan kekuatan lain.
     Harapan bergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintar. Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu : keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.

B. Penyebab Mengapa Manusia Mempunyai Harapan
      Ada 2 hal yang menyebabkan seseorang memiliki harapan, yaitu:
1. Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, sedih , dsb
2. Dorongan Kebutuhan Hidup
Menurut Abraham Maslow, sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah :
a. Kelangsungan hidup (survival)
Setiap dari kita selalu ingin Isurvive dalam setiap keadaan. Meski sebagian orang lebih memilih untuk mengakhiri hidupnya meski sebenarnya kontrak hidupnya belum habis. Tapi, saya yakin itu hanya sebagian kecil saja.
b. Keamanan
Rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan yang nampak, secara moral pun orang lain dapat memberi rasa aman. Walaupun secara fisik keadaannya dalam bahaya, keyakinan bahwa Tuhan memberikan rasa perlindungan berarti sudah memberikan keamanan yang diharapkan.
c. Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban. Tapi, sebagai manusia yang berakal, kita harusnya mendahulukan kewajiban ketimbang hak. Termasuk dalam masalah “cinta”. Kalau kita ingin menuntut hak kita untuk dicintai orang tua kita, yaaa kita lebih dulu mencintai mereka, karena itu kewajiban kita.
d. Status
Status dalam keluarga, status dalam masyarakat, dan status dalam negara. Status itu penting, karena dengan status orang tahu siapa diri kita.
e. Perwujudan cita-cita
Pada dasarnya itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaiannya agar ia diterima atau diakui kehebatannya.


Harapan saya (5-10 tahun kedepan) :
1.   Lulus tepat waktu dan mendapatkan IPK yang diharapkan (diatas 3,5)
2.   Ingin lancar / menguasai beberapa bahasa asing  supaya bisa menjadi bekal untuk bekerja di perusahaan internasional.
3.   Ingin memiliki kegiatan sampingan yaitu menjadi public speaker di seluruh indonesia
4.   Setelah memiliki penghasilan dan sudah sukses dalam berkarir, saya ingin memenuhi kebutuhan saya sendiri yaitu membangun studio gaming besar di dalam rumah 
5.   Memberangkatkan Orang tua Umrah dan Haji
6.   Membeli kendaraan pribadi dari uang hasil kerja sendiri supaya bisa travelling bersama keluarga
7.   Ingin memiliki pemimpin keluarga yang bijaksana dan siap menjadi Imam yang bisa membimbing ke jalan yang lebih baik
8.   Setelah berkeluarga, saya ingin bisa membantu suami untuk menafkahi anak-anak dan ingin mendidik / melatih anak-anak menjadi pribadi yang positif
9.   Ingin membangun ladang & peternakan sapi yang sehat dan berkualitas
10. Ingin lebih menggalakan gerakan penghijauan di beberapa kawasan Indonesia












Sumber :
https://tulisankamila.wordpress.com/2016/12/16/131/
https://www.kompasiana.com/shepty_dhea/5500e4b3a3331137725123b8/apa-sebab-manusia-mempunyai-harapan


Geografi Dalam Kehidupan Manusia

GEOGRAFI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Ø Penyebaran Makhluk Hidup Dalam melihat penyebaran makhluk-makhluk hidup di muka bumi, fakta be...